Penyebab Ayam Bangkok Sulit Bertelur

Penyebab Ayam Bangkok Sulit Bertelur

Untuk kamu pecinta ayam bangkok aduan, siapa yang tidak mau memiliki bibit unggul, tentunya ini sangat diinginkan oleh para pecinta ayam. Seandainya indukan ayam bangkok yang akan dikembangbiakan merupakan indukan yang bermutu baik dan dapat menjadikan keturunan yang bermutu lebih tinggi dari aspek tubuh, mental, dan teknik beradunya. Sebelum memilih atau membeli induk ayam bangkok, disarankan para peternak mengenal lebih-lebih dulu bagaimana ciri indukan ayam bangkok yang memiliki mutu tinggi. Tapi harapan tersebut tidak selalu terpenuhi, akibat ada kasus dimana ayam sulit untuk bertelur. Nah pada kesempatan kali ini kami ingin sharing mengenai penyebab ayam bangkok sulit bertelur, sehingga kamu tahu cara mengatasinya dan mencegahnya.

Dalam hal ini atau ternak ayam bangkok, sering kali para peternak menghadapi situasi yang seperti induk ayam bangkok yang sulit bertelur atau tak produktif. Tentunya hal ini bisa menyebabkan kerugian, baik itu dari segi materi ataupun non materi.

Untuk hal seperti ini, ada baiknya kita perlu ketahui penyebab dari indukan ayam yang sulit bertelur ini. Pertama, kemungkinan indukan ayam bangkok mandul atau tak bisa bertelor. Kedua, indukan ayam bangkok susah untuk dikawinkan atau menolak pejantan.

Penyebab Ayam Bangkok Sulit Bertelur

1. Kondisi Babon Ayam Bangkok Yang Kurang Sehat

Induk ayam yang kurang sehat bisa saja menjadi salah satu penyebab dimana ayam kekurangan nutrisi atau kekurangan vitamin. Indukan ayam bangkok tidak akan mau bertelur jikalau dia tak dalam kondisi yang baik. Kenapa begitu ? Sesudah menjalankan cara kerja kawin dan kemudian bertelur, induk ayam bangkok pasti akan menjalankan proses pengeraman pada telur.

metode untuk menjaga indukan ayam bangkok agar konsisten sehat bisa dilakukan dengan vitamin tambahan dan juga mencampur pakannya dengan sedikit sayuran seperti kol, sawi, dan sejenisnya. Induk ayam bangkok yang sehat mempunyai ciri seperti berikut ini:

  • warna kulit mukanya yang merah (tak pucat)
  • Lincah dan tampak riang
  • Lebih sering berkokok
  • Mau untuk mendekati pejantan

Jangan sampai ketinggalan, baca juga:

2. Situasi Induk (babon) Ayam Bangkok Sedang Stres

Indukan ayam bangkok tak akan bertelur saat mereka dalam keadaan stress. Mereka bisa saja bertelur, namun hanya sebagian saja yang bisa menetas, itupun bukan dalam potensi yang maksimal. Induk ayam bangkok yang stres dapat saja disebabkan sebab keadaan kandangnya yang kurang bagus, lingkungan sekitar yang ribut atau dapat saja stress berat sebab pernah dikejar hewan buas seperti anjing atau sejenisnya.

Jadi, untuk mengatasi masalah ini, solusinya adalah mengisolasi indukan dengan cara memindahkannya ke daerah yang lebih hening dan dibuat satu dengan si jago yang siap kawin. Dengan situasi suasana sangkar yang bagus, induk ayam bangkok akan ingin melakukan perkawinan dan juga bertelur.

3. Indukan Ayam Jatuh Mental

Pada kasus ini pada biasanya dialami oleh indukan ayam bangkok yang baru belajar untuk bertelur. Dalam persoalan seperti ini, induk ayam tidak ingin bertelur kalah dengan babon lain (umumnya babon yang lebih tua). Indukan ayam bangkok yang lebih tua pasti akan lebih agresif dan mengintimidasi para induk muda. Hal ini akan mengakibatkan indukan muda menjadi susah bertelur karena syok mental.

Dan untuk menangani persoalan yang seperti ini solusinya dapat dilakukan dengan metode seperti yang sebelumnya, yaitu dengan memisahkan indukan ayam (babon) muda dengan indukan ayam yang telah tua.

4. Indukan Tak Menyukai Si Jago

Dalam hal ini, indukan ayam bangkok tak berminat dengan ayam pejantan dan tidak ingin mendekati pejantan. Untuk persoalan ini sebetulnya jarang sekali terjadi sebab meski indukan ayam tak menyenangi pejantan, kalau pejantannya agresif, maka pejantan dapat mengawini indukan.

Sekian dari kami mengenai penyebab ayam bangkoko sulit bertelur. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan terutama pada para penggemar sabung ayam di Indonesia. Salah satu hobi dari GP Sabung 😀

Leave a Reply